Showing posts with label Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts

4 Orang Ini Yang Berhasil Sukses Tanpa Ijazah

Sebuah gelar sarjana atau profesor mungkin adalah hal wajib yang dimiliki oleh seorang yang ingin sukses dan berpenghasilan besar. Pada umumnya setiap orang berlomba-lomba untuk mengejar pendidikan tinggi untuk meraih kesuksesan yang tinggi tetapi ternyata ada orang Indonesia yang sukses tanpa ijazah. Akan tetapi tidak selamanya gelar itu menjamin seseorang itu sukses. Belajar tidak hanya dilakukan dibangku sekolah formal saja tetapi dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Ada beberapa orang yang mampu sukses tanpa memiliki gelar, seperti 4 orang dibawah ini.

Andi Noya


Sejak kecil dia sangat jatuh cinta pada dunia tulis-menulis. Pertama kali terjun sebagai reporter ketika pada 1985 Andy membantu Majalah Tempo untuk penerbitan buku Apa dan Siapa Orang Indonesia. Tahun 2000, Metro TV mendapat izin siaran. Surya Paloh memanggil Andy untuk memimpin Metro TV sebagai pemimpin redaksi.

Tiga tahun kemudian (2003) Andy ditarik kembali ke Media Indonesia dan menjadi pemimpin redaksi di surat kabar umum terbesar kedua itu. Memasuki tahun 2006, saat pemimpin redaksi Metro TV Don Bosco mengundurkan diri, Andy Noya, yang kini menjadi wakil pemimpin umum di Media Indonesia, diminta merangkap menjadi pemimpin redaksi Metro TV menggantikan Don Bosco.

Di saat itulah andy kemudian mulai belajar jurnalistik televsisi secara menyeluruh. Ia pun dipercaya menjadi Host salah satu acara yang judulnya diambil sendiri dari namanya, yaitu Kick Andy.

Bob Sadino


Bob Sadino dilahirkan dari keluarga berada. Ketika masih remaja orangtuanya meninggal ia mewarisi seluruh harta kekayaan keluarganya karena saudara kandungnya yang lain sudah dianggap hidup mapan. Bob kemudian menghabiskan sebagian hartanya untuk berkeliling dunia dan tidak melanjutkan kuliah. Akhirnya bekerja di Djakarta Lylod di kota Amsterdam dan juga di Hamburg,Jerman.

Pada tahun 1967, Bob dan keluarga kembali ke Indonesia berbekal tekadnya untuk bekerja secara mandiri. Kini sukses seorang pengusaha pribumi yang berbisnis di bidang pangan dan peternakan. Ia adalah pemilik dari jaringan usaha Kemfood dan Kemchick. Dalam banyak kesempatan, ia sering terlihat menggunakan kemeja lengan pendek dan celana pendek yang menjadi ciri khasnya.

Andrie Wongso


Anak ke-2 dari 3 bersaudara ini terlahir dari sebuah keluarga miskin di kota Malang. Di usia 11 tahun (kelas 6 SD), terpaksa harus berhenti bersekolah karena sekolah mandarin tempat andrie kecil bersekolah ditutup.

Maka SDTT, Sekolah Dasar Tidak Tamat, adalah gelar yang disandangnya saat ini. Masa kecil hingga remajanya pun kemudian dilalui dengan membantu orang tuanya membuat dan berkeliling berjualan kue ke toko-toko dan pasar.

Handi Setiono


Hendy Setiono (kebab Baba Rafi) mengawali usaha tahun 2003 di Surabaya. Modalnya hanya Rp 10 juta atau sebuah gerobak burger. Kini bisnisnya berkembang pesat dengan menu makanan utama kebab serta santapan ala koboi (burger serta hotdog).

Jumlah cabangnya setiap tahun terus bertambah. Terakhir, terdapat 140 outlet tersebar di 25 kota, antara lain Batam, Bali, Bandung, Banjarmasin, Malang, Gresik, Jember, Kediri, Lampung, Padang, Malang, Gresik, Jember, Kediri, Lampung, Padang, Malang, Makasar, Medan, Pasuruan, Pekan Baru, Karawang, Surabaya, Sukabumi, Semarang, Sidoarjo, Tasikmalaya, Jogjakarta, dan Jakarta.

gue salah satu pelanggan setianya btw. kebabnya muantep tjoy.

Bikin Trenyuh: Pria Tanpa Lengan Ini Berjuang Keras Merawat Ibunya Yang Sakit Sakitan

Chen Xingyin, seorang pria dari Tongxin Desa Fengdu Country di sebelah Barat Daya Tiongkok yang tidak memiliki kedua lengan yang berhasil menginspirasi hidup banyak orang.

Bukan tanpa sebab, ini semua karena kisah hidupnya yang menjalani kehidupan tanpa kedua lengan. Tapi hebatnya, meski menyandang cacat fisik, semangatnya untuk bekerja keras dalam merawat sang ibu tidak pernah padam.

Ibu Chen yang berusia 91 tahun memang sudah lama menderita suatu penyakit yang membuatnya harus terbaring di atas tempat tidur.

Tak ada satu orang pun yang bisa merawatnya kecuali Chen. Sebab, sang kakak dan ayahnya telah lama meninggal dunia.

Kemudian Chen hanya tinggal dengan ibunya dan hidup sederhana. Dia sangat sayang kepada ibunya.

“Saya tidak bisa meninggalkan ibu saya di rumah sendirian, terutama di usia tua,” ungkap Chen.

Namun di sisi lain, Chen juga harus bekerja demi bertahan hidup dan bisa membelikan obat-obatan untuk sang ibu.

Dalam keadaan itu, Chen memutuskan untuk menjadi petani dan beternak hewan. Pada awalnya, teman-teman Chen menawarkannya untuk menjadi pengemis di stasiun kereta api Chongqing. Tapi itu langsung ditolak Chen, meski hasil yang didapat terbilang besar tetapi ia lebih menyukai pekerjaannya sebagai petani dan peternak.
Terkena Aliran Listrik

Chen dahulunya memiliki lengan yang lengkap. Tapi pada hari itu, ia mengalami kecelakaan fatal. Chen yang masih berusia tujuh tahun saat itu tak sengaja terkena aliran listrik yang menyebabkan ia kesetrum.

Hal itu membuat kedua lengannya harus diamputasi. Saat itu pula Chen tertantang dengan kondisinya. Dengan kondisinya itu, Chen mulai belajar bagaimana melakukan semua aktivitasnya hanya dengan menggunakan jari-jari kaki dan kakinya.

Pada akhirnya, Chen pun bisa melakukan semua aktivitas. Mulai dari memasak, membersihkan rumah, hingga merawat ibunya.

“Saya mungkin tidak memiliki tangan, tapi saya memiliki sepasang kaki yang baik,” ujar Chen.

Kisah yang dialami Chen ini pun langsung membuat orang-orang terharu. Salah satunya pengguna web ini,“Saya merasa ingin menangis ketika aku melihat foto dirinya memberi makan ibunya.”

Sementara itu, ada pula yang menarik pelajaran penting dari perjuangan Chen.

“Dalam beberapa hal, kakinya terlihat lebih berguna dari pada tangan saya. Apa yang saya hormati tentang dia adalah seberapa keras ia bekerja untuk membuat hidupnya sendiri yang lebih baik tanpa mengandalkan bantuan dari orang lain,” tulis seorang netizen.

Tak Usah Resah Tuhan Telah Siapkan Yang Terindah Untukmu

Mengenai Jodoh, Rezeki dan Kematian merupakan misteri serta takdir Tuhan yang tak bisa diprediksi begitu saja. Walau kita sudah berusaha keras dan berdoa untuk mendapatkan yang terbaik dari itu semua, pada dasarnya ketetapan Tuhan tetaplah segala-galanya. Sementara apapun itu hasilnya, kita harus senantiasa menerimanya dengan perasaan ikhlas serta lapang dada.

Kalau berbicara mengenai takdir khususnya jodoh, nampaknya pembicaraan ini akan sangat panjang dan seolah tiada habisnya. Ya, jodoh. Suatu hal yang begitu dinantikan banyak orang khususnya mereka yang masih jomblo atau single. Meski banyak dari kita yang masih jomblo alias single mengatakan "#NggakPapaJomblo toh aku bahagia atau #NggakPapaJomblo toh aku merasa nyaman dan banyak yang suka," saya yakin bahwa dari hati yang paling dalam tersimpan rasa rindu teramat dalam dan berharap bahwa sang jodoh akan segera datang.

Apalagi nih ya, ketika teman sepantaran telah menemukan jodoh atau pasangan masing-masing. Juga, ketika orang sekitar senantiasa bertanya "kapan nyusul? kapan nih kamu yang nikah? kapan bapak dan ibumu bisa bertemu calon mantu? atau kapan-kapan lainnya." Jujur saja, hal ini tentu akan membuat kamu merasa risih, jadi lebih mikir mengenai jodoh dan juga lebih gundah. Jika kamu sudah mulai gundah akan datangnya jodoh, tenangkan lagi hati kamu dan percaya bahwa Tuhan telah siapkan rencana yang terindah.

Tak Kunjung Ketemu Jodoh Bukan Berarti Tak Laku, Tapi...

Kedengarannya pepatah ini cukup kasar, tapi, kalau kita ambil sisi positifnya, pepatah ini benar adanya. Seseorang yang belum juga bertemu jodohnya belum tentu dia tidak laku atau tidak ada yang mau menikah dengannya. Mungkin saja, seseorang tersebut memang belum berpikir untuk serius berumah tangga karena ia masih punya tanggungan lain seperti halnya menyelesaikan pendidikannya, mendapatkan pekerjaan yang layak atau karena ia memang sedang ingin berjuang untuk keluarganya alias bapak ibunya lebih dulu.

Seseorang yang belum juga bertemu jodohnya bisa saja memiliki impian yang masih harus ia capai sebelum akhirnya ia benar-benar memutuskan untuk melepas masa lajangnya. Bisa juga, orang ini sedang memilih seseorang yang benar-benar sesuai dengan kata hatinya dan sepemikiran dengannya. Walau terkadang untuk mencintai bisa dipelajari, bukankah mencintai akan sangat mengesankan bila ia tumbuh secara misteri tanpa disadari?

Setiap Orang Pasti Akan Bertemu Jodohnya

Kapan pun dan di mana pun itu, setiap orang pasti akan bertemu dengan jodohnya. Kalau memang tak bertemu di dunia, mungkin Tuhan telah siapkan jodoh terbaiknya di Surga.

Misteri akan jodoh ini memang tak bisa diprediksi begitu saja. Bisa saja, seseorang akan berjodoh dengan teman lamanya, dengan tetangganya atau dengan seseorang yang tak saling mengenal sebelumnya. Kalau sudah jodoh, apapun dan bagaimana pun halangan yang ada, kedua orang yang telah berjodoh tetap akan bersatu di pelaminan atau altar pernikahan.

Sementara mereka yang tak pernah berjodoh, sekuat apapun mereka berusaha mempertahankan hubungan yang dibangun bersama, keduanya akan tetap terpisahkan antara satu dengan lainnya.

Tugasmu Memantaskan Diri, Agar Saat Bertemu Tak Saling Menyakiti

Buat kamu yang saat ini masih jomblo atau single, tugasmu saat ini adalah memantaskan diri. Memantaskan diri sendiri bisa saja dengan memperbaiki sikap, belajar lebih banyak mengenai semua hal terutama yang berhubungan dengan hati agar saat kamu dan sang jodoh dipertemukan dan disatukan dalam hubungan pernikahan, kalian berdua akan senantiasa membahagiakan dan tak akan pernah tega untuk saling menyakiti apalagi mengkhianati. Tuhan telah berjanji bahwa seseorang yang baik, maka ia juga akan disandingkan dengan pasangan yang baik pula.

Dari pada masa jomblo atau single yang ada sekarang digunakan untuk banyak mengeluh, merana dan gundah, alangkah baiknya jika masa-masa itu dinikmati dan dibuat menjadi lebih bermanfaat. Pada dasarnya, ada waktu di mana kita akan dibersamakan dengan jodoh kita. Ada saat di mana kita akan berjuang bersama, menggapai cita bersama dan membangun keluarga bahagia nantinya. Senantiasa tersenyumlah untuk menyambut datangnya jodoh yang telah ditetapkan oleh-Nya dan terimalah dengan perasaan tulus ikhlas karena-Nya.

Hidup Itu Katanya Pilihan: Tak Apa Memilih Jalan Berbeda karena Hidup Layak Diperjuangkan


Karena jalan hidup kita yang memilih sekaligus menentukan arah kemanakah kita akan memutuskan, kalau hidup ini tak ubahnya serangkaian pilihan Setujukah kamu? Setiap saat dan setiap waktu kita selalu dihadapkan pada berbagai pilihan. Bahkan di setiap langkah kaki kita juga dihadapkan pada banyak pilihan, mau lurus atau belok, mau belok ke kanan atau ke kiri, mau maju atau mundur. Kita selalu dikelilingi dengan banyak pilihan.

Sedangkan diri kita sendiri yang memegang penuh kendali penuh tersebut dalam setiap keputusan untuk membuat pilihan. Hanya saja masalah yang kerap kita hadapi saat membuat pilihan adalah mendengar suara hati dan keinginan terdalam kita sendiri. Kita lebih sering tergoda untuk membuat suatu pilihan karena orang lain membuat pilihan tersebut. Kita kerap cari aman mengambil sebuah keputusan karena banyak orang mengambil keputusan yang sama tersebut.

Lantas, bagaimana jika kita ingin memilih jalan berbeda? Apakah salah jika kita memilih jalan yang berbeda dari orang lain?

Kita Berhak Bahagia dengan Jalan yang Kita Pilih
Hidup kalau tak bisa bahagia, pasti sayang sekali rasanya. Hidup cuma sekali. Kalau tak bisa bahagia dengan cara yang kita inginkan, akan sia-sia rasanya melewati setiap detik waktu yang ada. Tak bisa memang kita membahagiakan dan memuaskan keinginan semua orang. Tak pernah kita bisa benar-benar sempurna melakukan yang terbaik demi orang lain. Karena pada akhirnya kita bisa merasa lelah sendiri.

Jalan yang Kita Pilih Mungkin Tak Mulus Tapi Tak Apa
Ada banyak jalan dan pilihan yang tersedia. Bisa saja kita memilih jalan yang tak mulus. Tak sepenuhnya lurus. Bahkan ada banyak kelokan dan kesulitan yang akan kita hadapi di depannya. Tapi justru dari situ kita bisa mengetahui dan merasakan makna hidup yang sesungguhnya. Kita merasa benar-benar hidup. Mendapatkan banyak pengalaman baru dan pelajaran berharga yang penting. Hingga pada akhirnya kita bisa tumbuh jadi pribadi yang lebih dewasa dan matang.

Setiap Pilihan yang Kita Ambil Pasti Ada Konsekuensinya
Apapun pilihan dan jalan yang kita ambil pastilah ada konsekuensinya. Ada tanggung jawab dan dampak yang terjadi. Tinggal bagaimana cara kita untuk menghadapi semua konsekuensi dari pilihan yang kita ambil. Dan memang kita berharap setiap pilihan yang kita ambil memberi kebaikan untuk kita. Enak dan enggak enaknya, suka dan dukanya, semua pasti ada di setiap pilihan yang ada di depan mata.

Semoga Jalan yang Kita Pilih Membawa Lebih Banyak Kebaikan
Saatnya untuk menjadi air mengalir yang bisa memberi manfaat untuk semua hal yang dilewati. Jangan sampai kita menjadi batu yang malah menghalangi jalan orang lain. Apapun jalan yang kita ambil, semoga bisa memberi banyak kebaikan. Kebaikan untuk diri sendiri juga orang lain.

Tak apa memilih jalan yang berbeda. Tak masalah jika jalan yang kita pilih berbeda dari orang-orang di sekitar kita. Asal kita memang bisa berkomitmen melakukan yang terbaik di jalan yang kita ambil tersebut.

Tak apa jadi berbeda atau memilih jalan yang berbeda karena yang menentukan kebahagiaan itu tak lain adalah diri kita sendiri. Hidup ini layak untuk diperjuangkan.

Humor Cerdas Motivasi ala Cak Lontong Pasti Bikin Kamu Bilang 'bener juga ya?

Cak Lontong adalah salah satu Komedian cerdas di Indonesia, Lies Hartono atau yang biasa kamu kenal dengan Cak Lontong, bisa dibilang adalah salah satu komedian paling cerdas di Indonesia. Dirinya dikenal sebagai stand up comedian yang mampu menghibur orang lewat kemampuannya memainkan logika atau silogisme.

Tipikal lawakan Cak Lontong sama sekali jauh dari lawakan slapstick yang senang menertawakan atau lawakan dengan fisik seperti pukul-pukulan dengan stereofoam.

Cak Lontong juga sering memberikan motivasi kocak yang sukses bikin penonton ngakak dan juga mengangguk-angguk dan bilang 'bener juga ya', seperti apa kumpulan humor kocak serta motivasi ala Cak Lontong, mari kita simak bersama.


1.Pasrah

2. Perjuangan

3. Patah Hati

4. Gajah

5. Naik bis

6. Berenang

7.Bermuka 2

8. Jodoh

9. Kesempatan

10. Tidur

Pilot Wanita Bercadar Pertama Didunia Asal Pakistan Shahnaz Laghari


Jika profesi pilot lebih didominasi kaum pria namun ini tidak berlaku pada sosok wanita bernama Shahnaz Laghari yang merupakan pilot wanita pertama dan satu-satunya yang mengenakan cadar di dunia. Bukan sekedar hijab, sebagian wanita muslim menjalankan ajaran agama dengan menutup seluruh tubuh selain bagian mata seperti yang dikenakan wanita berkebangsaan Pakistan ini.

Shahnaz Laghari bahkan sudah tercatat dalam Guiness Book of World Record karena prestasinya sebagai pilot pertama yang bercadar. Shahnaz adalah pilot yang benar-benar terlatih dan teruji, dia juga mampu menerbangkan pesawat sendirian secara mandiri.


Bagi Shahnaz menjadi pilot bagi seorang wanita muslimah adalah suatu kehormatan karena pekerjaan ini lebih didominasi kaum pria selama ini. Apa yang dilakukan Shahnaz juga menjawab tudingan beberapa kalangan yang menyebut Agama Islam melakukan diskriminasi kepada kaum wanita.

Shahnaz Laghari menganggap profesi pilot dan banyak profesi lain dapat dikerjakan semua orang walau ada batasan agama dan budaya yang berbeda.

Dia berharap banyak generasi muda khususnya bagi wanita muslimah yang terinspirasi dari dirinya. Termotivasi untuk melakukan pekerjaan apapun yang diinginkan dengan tetap memegang nilai sosial mereka.

Selain menggeluti dunia penerbangan, Shahnaz Laghari juga aktif menjalankan kegiatan sosial. Dia banyak membantu terselenggaranya pendidikan gratis dan sekolah menjahit. Sasaran dari kegiatan sosialnya adalah mereka anak-anak perempuan dan perempuan miskin yang diharapkan bisa menjadi mandiri kelak.

Kisah Menyentuh Hati Penyandang Tuna Netra Jadi Penyiar Radio


Ketika anak manusia dilahirkan didunia ini kita hanya bisa menerima kondisi apa adanya dari sang pencipta dan Ketika kita memiliki kekurangan, disarankan agar kita tetap menerima kekurangan tersebut dengan lapang dada dan menjadikannya sebagai kelebihan yang mengesankan. Jangan sampai, karena kekurangan yang kita miliki, kita lantas patah semangat, putus asa apalagi kecewa akannya. Percayalah, Tuhan selalu memberikan yang terbaik untuk kita dan Ia tak akan pernah membuat kita kecewa. Dengan apa yang kita miliki saat ini, Tuhan mengajak kita untuk selalu bersyukur dan menerima apapun serta bagaimana pun kondisi kita.


Kisah menyentuh hati datang dari seorang wanita muda bernama Ibtisem Miled. Ia adalah wanita penuh semangat yang kini berusia 23 tahun asal Tunisia. Apa yang membuat kisahnya begitu menyentuh hati? Jadi begini Ladies, Miled adalah seorang wanita penyandang tuna netra. Ia tidak bisa melihat seperti halnya orang lain pada umumnya. Meski begitu, ia bukanlah seorang wanita yang rendah diri apalagi minder dengan kondisinya.

Apapun dan bagaimanapun kondisinya, ia adalah seorang wanita yang penuh semangat dan tak pernah pantang menyerah untuk berkarya. Walau tak bisa melihat, ia yakin bahwa ia bisa berkarya dengan anggota tubuh lain yang ia miliki. Ia pun memutuskan untuk menjadi penyiar radio di salah satu stasiun radio khusus bagi penyandang disabilitas.


Selama ini, Miled dikenal sebagai seorang yang ramah, penuh semangat sekaligus seorang yang sabar. Ia juga merupakan wanita yang sederhana dan tak pernah mengeluh dengan kondisinya. Kekurangan yang ada di dalam dirinya tak pernah membuatnya kecewa apalagi putus asa. Ia, selalu menunjukkan semangat luar biasa dan memotivasi teman-temannya sesama penyandang disabilitas. Tak hanya itu saja, apa yang menjadi semangat Miled nampaknya juga telah membuat semua orang tersentuh dan mengapresiasinya dengan baik.


Semoga kisah dari Miled bisa menjadi pelajaran berharga untuk kita semua. Akan sangat malu rasanya jika kita sebagai seseorang yang memiliki fisik sempurna lantas masih sering merasa kurang percaya diri, suka mengeluh karena merasa tak sebahagia teman yang lain dan kurang bersyukur dengan kenikmatan yang telah diberikan Tuhan kepada kita

Meski Terlahir Dengan Fisik Kurang Sempurna Tetapi Perjuangan Hidup Pria Ini Sungguh Mengharukan


Mempunyai anggota tubuh yang sempurna adalah impian setiap orang yang terlahir di dunia ini, mempunyai keinginan yang sama fisik maupun psikis yang sempurna. Tak hanya ia yang mengharapkan itu semua. Lebih jauh, orang tua, keluarga besar, sahabat dan kerabat tentu berharap bahwa orang-orang tercinta di sekitarnya juga terlahir dengan kondisi fisik serta psikis sempurna.

Hanya saja, kita semua tak pernah tahu apa yang telah digariskan oleh sang Maha Segalanya kepada kita. Kita pun tak pernah tahu bagaimana takdir kita atau pun orang-orang di sekitar selama hidupnya. Apapun dan bagaimanapun kondisi kita saat terlahir di dunia, yakin saja bahwa kita semua sempurna dan memiliki kelebihan masing-masing yang luar bisa mengagumkan. Ya, meskipun pada kenyataannya ada suatu hal yang kurang dan berbeda dari orang lain pada umumnya.


Berbicara mengenai ketidaksempurnaan dan kondisi yang tidak biasa, kali ini mari kita berkenalan dengan seorang pria berusia 44 tahun bernama Robert Hoge yang telah menceritakan kisahnya berjuang hidup dengan kondisi yang sangat memprihatinkan dan berbeda dari orang lain pada umumnya. Dikutip dari laman asiantown.net, Robert adalah seorang yang terlahir dengan kondisi cacat di wajah dan kakinya. Karena cacat yang ia alami, sang bunda pun bahkan mengatakan bahwa ia adalah seorang anak yang benar-benar buruk rupa dan bunda tak bisa menerima kelahirannya.

Robert lahir dengan wajah yang rusak karena ada tumor. Sementara untuk kedua kalinya, kedua kakinya tak bisa berkembang dengan baik sehingga kakinya tak berfungsi seperti kaki orang lain pada umumnya. Mengenai tumor di wajah Robert agar tidak semakin parah, dokter pun memutuskan untuk melakukan operasi bedah. Operasi inilah yang akhirnya membuat kondisi wajahnya menjadi semakin buruk rupa dengan bekas luka.


Sesaat setelah ia dilahirkan dan sang bunda melihatnya, sang bunda begitu terkejut dan kecewa. Sang bunda bahkan mengatakan kepada perawat rumah sakit ia tak akan membawa putranya tersebut pulang. Sang bunda tak menginginkannya karena ia menganggap bayi yang baru ia lahirkan terlalu buruk rupa. Beruntung, meski ia tak diakui oleh sang bunda, ayah dan keluarganya menerimanya dengan lapang dada. Selama seminggu ia di rumah dan sang bunda sama sekali tak menyentuhnya, perlahan sang bunda menerimanya. Ya, walaupun penerimaan tersebut tak sepenuhnya didasari rasa ikhlas serta lapang dada.

Tak hanya mendapat penolakan dari sang bunda, di masa kecil hingga remaja, Robert sering kali diejek dan dicemooh teman-temannya. Tidak sedikit teman-temanya yang takut dengan Robert karena ia dianggap berbeda. Beruntung, Robert bisa melewati masa-masa sulit tersebut dengan baik. Ia akhirnya juga bisa menjadi seseorang yang memotivasi banyak orang lewat tulisan-tulisan dan pidatonya. Robert yang berasal dari Brisbane, Australia ini akhirnya mampu menjadi seseorang yang akhirnya bisa menyulut semangat setiap orang agar tidak mudah patah semangat hanya karena ia berbeda.


Kisah Robert mengajarkan kita semua untuk tetap tegar dan menerima lapang dada apapun dan bagaimanapun kondisinya. Robert juga telah mengajarkan pada banyak orang untuk tetap berkarya dengan kekurangan yang ada dalam dirinya. Seorang sahabat pernah mengatakan pada saya, "Terkadang, kekurangan yang ada dalam dirimu justru merupakan kelebihanmu. Kenapa kamu harus takut berbeda. Kamu justru harus bangga bahwa kamu berbeda dan tidak sama dengan orang lain pada umumnya. Disadari atau tidak, perbedaan justru memberi warna baru dalam sebuah persamaan."

Buat Robert, terus semangat dan jadilah motivator yang selalu mengingatkan semua orang untuk tetap percaya diri. Semoga, kisahmu bisa membantu setiap orang untuk selalu berada dalam penerimaan dan tak mudah putus asa.

Bikin Haru! Pemuda Ini Donorkan Organnya Untuk Selamatkan Sembilan Nyawa

Belum lama ini seorang pria bernama Wu, yang berusia 22 tahun asal Provinsi Guangdong, Cina selatan ini mendadak menjadi terkenal berkat kepedulianya terhadap sesama. Wu mengalami cedera parah akibat sebuah kecelakaan mobil hari Senin pagi (12/09). Akibat kecelakaan itu, Wu mengalami mati otak (brain dead). Orang tua Wu tak bisa langsung menjenguk putra bungsunya tersebut sehingga kakak-kakak Wu lah yang kemudian langsung bergegas ke rumah sakit.

Seperti berita yang dilansir di halaman Facebook CCTV News, karena cederanya tersebut Wu tak bisa membuatnya sadar lagi. Kakak Wu kemudian mengusulkan soal donor organ. Pihak keluarga pun membahas soal tersebut. Akhirnya, keluarga memutuskan untuk merelakan Wu diambil organnya yang kemudian didonorkan pada yang membutuhkan.

Banyak pihak yang kemudian ikut membantu dan mendukung keputusan keluarga Wu tersebut. "Saya meyakini adik saya juga pasti akan menawarkan bantuan untuk menolong orang lain di situasi seperti ini," tulis Xiaojia, kakak Wu di sebuah surat selamat tinggal yang ditulis untuk Wu.

Organ hati, jantung, ginjal, paru-paru, dan kornea Wu akhirnya diambil dan didonorkan kepada sembilan orang yang tersebar di sejumlah daerah di Cina. Kasus Wu merupakan kasus donor organ yang ke-77 yang ditangani oleh University First Hospital OPO. Prosedurnya mengikuti aturan ketat yang mengatur soal donor organ. Tercatat pada tanggal 30 Juni, ada 2.152 kasus donor organ yang ada di Cina. Jumlah ini naik sebanyak 45 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.


Meninggalnya Wu telah menyelamatkan sembilan nyawa dengan organ-organ yang didonorkan. Semoga memang keputusan yang diambil oleh keluarga Wu jadi yang terbaik untuk semua pihak.

Keren, Hotel-hotel ini Berada Didalam Goa


Menginap didalam hotel yang mewah, unik dan menarik serta pemandangan yang indah merupakan impian semua para pelancong yang ingin menikmati liburan. 

Namun, ketika tidur di kelilingi empat dinding, kasur berukuran besar ataupun mini-bar sudah terlalu mudah didapati, maka sepertinya menginap di dalam gua dapat menjadi pilihan baru.
Di beberapa negara terdapat hotel-hotel yang menawarkan pengalaman menginap di dalam gua. Mereka menjual kemewahan, keindahan, kenyamanan, hingga nuansa eksentrik. Namun kesemuanya mempunyai sejarah dan misteri unik yang berbeda-beda. 

Tidak smua kamar di hotel unik dalam gua ini diciptakan sama. Sebagian ada yang mewah, standar,  ada seperti di pedesaan. Namun semua kamar mempunyai sejarah, keunikan & misteri masing-masing. Keuntungan menginap di kamar gua adalah tidak lembab, sejuk & tenang.
eberapa daerah di dunia ternyata sudah mempunyai hotel yang berada di dalam gua, dan mungkin Anda bakal tertarik untuk menginap satu malam di sana.
Dilansir dari foxnews.com pada Jumat (2/9/2016) berikut adalah 5 hotel yang berada di bawah tanah atau di dalam gua.

 1. Sala Silver Mine - Swedia
Hotel ini berada di wilayah yang dulunya digunakan sebagai tempat penambangan perak. Tak heran jika hotel ini dinamakan Sala Silver Mine. Uniknya, hotel ini hanya memiliki satu kamar yang terletak 154 meter di bawah tanah. Selain tempat tidur, di dalamnya juga terdapat galeri, gua-gua penuh air, dan danau bawah tanah. Di dalamnya Anda akan merasa hangat dan nyaman.

2. Kokopelli's Cave - New Mexico
Hotel ini dibuat di dalam formasi batu berusia 65 juta tahun. Sama seperti Sala Silver MIne, Kokopelli's Cave yang terletak di New Mexico juga hanya menyediakan satu tempat tidur. Namun jangan khawatir, meski terlihat seperti gua, di dalamnya Anda akan dimanjakan dengan air terjun untuk mandi, jacuzzi, televisi, dan lainnya.

3. Museum Hotel - Turki
Ruangan di hotel ini tak hanya terlihat seperti gua, melainkan juga ruangan yang penuh sejarah. Di dalamnya Anda akan menemukan alat tenun, ceruk panggangan khas abad ke-18, serta dekorasi unik dan indah ala Cappadocia. Meski berkonsep gua bersejarah, kamar di hotel ini juga memiliki jendela lho. Anda bisa melihat wilayah pegunungan dan bukit dari kamar, bar, teras, atau are lainnya.

4. Serrin House - Turki
Hotel gua ini seringkali tersamarkan dengan banyaknya bukit batu di sekitarnya. Meski begitu, Serrin House tetap menawarkan pelayanan kamar dan dekorasi yang mempesona dan nyaman. Di dalam hotel gua ini, Anda akan disuguhi desain modern yang diberikan oleh perusahaan Moooi dari Inggris. Secara singkat, hotel ini memadukan konsep zaman batu dengan modernitas.

5. Cuevas Pedro Antonio De Alcarcon - Spanyol
Hotel gua yang satu ini memiliki 23 ruangan. Gua yang digunakan sebagai hotel sendiri telah ada sejak abad ke-15, ketika bangsa Moore mencari tempat perlindungan. Saat ini, hotel ini telah berubah menjadi seperti apartemen yang memiliki televisi dan perlengkapan dapur. Selain itu, sebuah kolam renang juga dibuka di sini selama musim panas.

6. Perivolas - Yunani
Hotel gua yang satu ini cukup unik karena Anda membutuhkan perahu untuk sampai ke sana. Hotel ini terletak di atas gua penambangan yang ada sejak abad ke-19. Dalam hotel gua yang terletak di Santorini, Yunani ini Anda akan disambut oleh kamar gua bergaya minimalis, tanpa televisi. Namun jangan khawatir, dengan pemandangan laut Santorini dan gua berwarna putih yang mempesona, Anda tak membutuhkan televisi di sini.

Deretan Foto Ini Buktikan Kalau Masih Banyak Orang Yang Baik Hati Di Tengah Ketidakpedulian

Berbuat baik bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Banyak cara berbuat baik untuk mendapat Kepedulian pada orang-orang sekitar kita pun bisa menjadi ladang kebaikan yang nggak ternilai. Tapi jangan anggap ini untuk sekedar pamer hanya karena ingin di puji, Justru dengan berbagi kamu bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang. Inspirasi untuk berbuat baik kepada sesama manusia.

Foto-foto berikut memperlihatkan bagaimana sebuah hal kecil bisa sangat berarti bagi yang sangat membutuhkan:

1. Lihat, betapa pedulinya tentara ini peduli pada anak gelandangan.


2. Penyandang disabilitas ini juga perlu dibantu untuk menjalani kegiatan dan hidup layaknya orang normal.


3. Menerobos separator jalan mungkin melanggar dan bisa menimbulkan kemacetan, namun polisi tetap menolongnya.


4. Polisi yang sebelumnya tidak basah, kini celananya basah kuyup karena menolong motor mogok.


5. Saat yang lain hanya melihat, wanita ini mengulurkan tangan untuk menyuapi lelaki yang tak beruntung ini.


6. Sebungkus nasi menjadi sangat berarti bagi bapak tua penarik becak yang biasa tidur di trotoar ini.


7. Mengajak gelandangan makan di satu restoran yang bersih adalah sebuah kebahagiaan yang tidak ternilai.


8. Ini dia Saber Community (Relawan Ranjau Paku) yang tidak banyak dikenal namun jasanya dirasakan banyak orang.


9. Mengajar di bimbingan belajar gratis yang ada di sekitar rumah atau asrama juga mempunyai pahala yang tinggi, lho.


10. Kepedulian para mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) ini perlu dicontoh.

Bikin Terenyuh, Meski Sudah 80 Tahun Mbah Sukarto Masih Tetap Semangat Berjualan Kipas Anyaman Bambu

Dalam artikel ini kita bisa mengambil pelajaran berharga dari mbah sukarto asal Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, Dia menjajakan dagangan kipas anyaman yang terbuat dari bambu meski sudah tidak muda lagi namun semangatnya soalah untuk mengajarkan tentang arti kerja keras untuk menjalani hidup bukan semata-mata meminta belas kasihan orang lain.

Keteguhan dan keikhlasan Mbah Sukarto untuk mencari nafkah meski usia senja itu cocok menggambarkan kehidupan kakek ini. Kakek yang biasa berjualan di utara Monumen Arek Lancor Pamekasan tersebut yang dikenal warga sekitar dengan nama Sukarto. Usianya sekitar 80 tahun dan terlihat tak terawat ketika sedang berjualan kipas tradisional. Sosoknya lantas mencuri perhatian masyarakat, terlebih saat banyak grup komunitas di Facebook yang membagikan kisah Mbah Sukarto.


Mbah Sukarto selalu berpindah-pindah tempat berjualan, mulai dari Surabaya dan paling lama di Pulau Madura. Hidup layaknya gelandangan tersebut mau tak mau harus dijalaninya demi menyambung hidup. Meski kipas anyaman miliknya tak lagi diminati banyak orang dan tak selalu laku dalam seminggu. Namun, Mbah Sukarto mengaku betah berjualan kipas karena tak bisa melakoni pekerjaan lainnya.

Setelah hampir 50 tahun berjualan, kondisi kesehatannya memburuk. Dia ingin kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Lamongan.


Foto Mbah Sukarto yang tidur di alam terbuka membuat banyak orang terenyuh. Akhirnya, Dinas Sosial (Dinsos) dan PMI Pamekasan yang selanjutnya berkoordinasi dengan warga lainnya membantu kepulangan Mbah Sukarto.

Bahkan menurut foto yang diunggah grup Facebook Madura, kondisi terkini Mbah Sukarto sudah membaik sehabis dirawat di Rumah Sakit Umum Slamet Martodirjo Pamekasan. Kakek yang sudah berambut putih ini selanjutnya akan diantarkan ke tempat asalnya di Desa Sukolilo, Kecamatan Sukodadi, Lamongan. Pihak keluarga juga sudah dihubungi dan akan bertemu di Kantor BPBD Lamongan, Jawa Timur.